Friday, January 4, 2019

Pentingnya Mendampingi Anak Hadapi Unas

Pixabay

Saat penerimaan rapor semester pertama, wali kelas si kakak membahas perihal pernak-pernik yang berkaitan dengan kelulusan. Beliau juga menyinggung serangkaian kegiatan yang harus dijalani siswa kelas enam di semester akhir. 


Hampir dapat dipastikan jika kegiatan pembelajaran di semester akhir nanti akan padat. Mulai dari les, latihan soal, serta try out untuk menguji sejauh mana kesiapan siswa dalam menghadapi Unas. Hmm, tentu si kakak akan super sibuk mempersiapkan diri.

Ujian memang harus dihadapi oleh setiap murid. Mendengar kata Unas, umumnya hampir selalu menimbulkan ketegangan. Entah  bagi si anak atau orang tuanya. Bagaimana tidak khawatir? Setiap tahun soal semakin tinggi tingkat kesulitannya dan ada beberapa kejadian, murid yang pintar terkadang hasil ujiannya biasa saja.

Pixabay

Sebagai orang tua, sangat penting untuk memberikan dukungan serta mendampingi anak dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian. Buku-buku kumpulan  soal dari aneka penerbit pun saya beli untuk latihan di rumah. Ada juga beberapa hal yang patut diperhatikan.

  • Menjaga Kesehatan Anak
Penting sekali untuk mengingatkan anak agar cukup beristirahat. Jangan sampai pas hari H mengalami gangguan kesehatan yang berat. Tidur yang cukup akan membuat anak bisa berfikir jernih dalam menyelesaikan soal-soal ujian.

  • Motivasi 
Alangkah baiknya jika kita tidak menampakkan ketegangan di depan anak. Bersikap tenang dan memberikan dorongan agar timbul rasa percaya diri si anak. Memberikan pengertian kepada anak bahwa ujian adalah hal yang penting, namun harus tetap dihadapi dengan tenang.

  • Memberikan Asupan Sehat
Nutrisi juga diperlukan otak untuk berfikir serta meningkatkan daya ingat. Ada banyak sekali makanan bervitamin yang baik untuk kinerja otak. Ikan tinggi lemak, seperti salmon dan tuna mengandung omega 3. Kacang-kacangan serta telur mengandung protein untuk menghasilkan asam amino yang meningkatkan daya ingat. Cokelat rendah gula juga bagus untuk meningkatkan hormon endorfin untuk menciptakan perasaan tenang.

Pixabay

  • Reward
Perlu juga untuk mengapresiasi anak jika telah melaksanakan jadwal belajarnya dengan tertib. Memberikan pujian atau hadiah berupa mainan kesukaannya akan menambah semangat belajar anak.

  • D o a
Doa tulus dari orang tua untuk anak-anaknya adalah mustajab. Apalagi, saat akan menghadapi ujian. Tentu untaian doa sangat diperlukan buah hati agar diberikan kelancaran oleh Allah SWT.

Harapan saya, semoga kakak diberikan kemudahan dalam mengerjakan soal-soal ujian dan lulus dengan baik. Apakah Readers juga sedang mendampingi ananda menyongsong Unas? Share, yuk.




 Salam,





Tulisan ini diikutsertakan dalam ODOP bersama Estrilook Community #day3






22 comments:

  1. anak saya juga kelas 6 ini, menghadapi 2 ujian terdekat, masuk SMP yang ia pengen, dan lulus ujian kelas 6 ini. Alhamdulillah dengan pola belajar yang saya latih sejak ia kelas 1 SD, ia sudah bisa mandiri untuk belajar. Memang butuh pendampingan yang luar biasa dari orang tua ya mba ketika anak hendak ujian, tapi persiapan sebenarnya dibutuhkan tahun-tahun sebelumnya

    ReplyDelete
  2. Betul sih, meski aku belum punya anak tapi setuju sama tips2 diatas. Apalagi doa, siapa lagi yang perlu kita mintai pertolongan selain Allah. Apalagi doa ibu menembus langit, Masyaallah. Semoga ujiannya lancar2 selalu dan bisa membuat kedua orang tua selalu bangga. Aamiin

    ReplyDelete
  3. Anak saya belum sekolah, tapi saya jadi termotivasi setelah baca ini. Pentingnya kehiadiran ibu buat mendampingi anak, apalagi saat ujian

    ReplyDelete
  4. Saya belum punya anak. Tapi, saya sudah bertekad akan mendampingi anak saya kelak hingga dia dewasa

    ReplyDelete
  5. Anakku juga ada yang akan ikut ujian kelas 6 tahun ini, Insya Allah. Kalau di Malaysia namanya UPSR (Ujian Penilaian Sekolah Rendah). Semoga anak-anak kita berhasil mendapatkan nilai terbaik mereka, ya, mba. Aamiin

    ReplyDelete
  6. Semoga kakak nanti Allah beri kemudahan dan kelancaran ke sekolah jenjang selanjutnya ya bund. Anakku juga insyaallah akan melanjutkan sekolah, tapi gak pake UNAS, masih TK sih, hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, dulu pas anak masih TK belum terlalu tegang saya.

      Delete
  7. Anak saya baru kelas 2 SD, selalu berusaha mendampinginya ketika ulangan harian, Uas apalagi lagi UNAS ya :)

    Terimakasih banyak atas tipsnua mbak, InshaAllah sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  8. Semoga Ananda sehat dan lancar menghadapi unas ya Mbak. Saya mengerti yang Mbak rasakan, karena pernah mengalaminya, dan saat inipun si sulung persiapan menghadapi UAN tk SMP

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, terimakasih, mb. Sukses juga buat sulungnya, ya.

      Delete
  9. Semoga lancar dan berhasil UNASnya Ananda ya Mbak.
    saya belum ngerasai karena anak masih TK hehe
    tapi terimakasih sharingnya, bakalan bermanfaat buatku nanti.

    ReplyDelete
  10. Yak noted, Mbak. Semoga dipercaya segera sama Allah buat dikasih momongan tahun ini, hihi. Sukses terus buat anak-anaknya ya, Mbak...

    ReplyDelete
  11. Semoga dimudahkan ya mbak.
    Anak saya masih kelas 3 SD dan terasa sekali pelajarannya mulai sulit.

    ReplyDelete
  12. anak saya baru kelas 1 mbak tapi tiap tahapan yang dia lewati selalu menimbulkan ketegangan untuk saya. Terima kasih tipsnya mbak woke banget

    ReplyDelete
  13. Wah, pas ini. Si sulung juga sedang menjalani try out. Unas gak lama lagi, nih. Apa yg pean sebutkan bener semua, Mbak. Terutama yg terakhir. Senjata ya kaum ibu itu ya.
    Semoga Allah mudahkan urusan anak2 kita. Aamiin

    ReplyDelete
  14. Ibuku dulu juga selalu nungguin aku belajar mb
    Baca ini jadi mbrebess mili jadi ingett T_T

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir. Jangan ragu buat kasih komen, ya. Tiada kesan tanpa jejak kalian.